BONTANG — Pemadaman listrik berulang di Kota Bontang memicu gelombang protes baru. PHM memperkirakan 250 hingga 300 orang akan turun ke Kantor PT PLN Kota Bontang, Rabu (28/10/2026), mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai.
Pemilik restoran bernama Ana mengaku kesulitan menyimpan bahan makanan saat listrik padam. Menurut dia, pemadaman pada malam hari membuat olahan makanan untuk dijual esok hari berpotensi basi.
"Apalagi kalau padamnya malam, otomatis bahan makanan yang sudah diolah untuk dijual besok bisa berpotensi basi," kata Ana.
Listrik Sempat Normal Hanya Sepekan Usai Aksi Pertama
Ketua Umum PHM Kaltim, Udin Mulyono, menyebut pemadaman sempat berhenti sekitar satu minggu sampai 10 hari setelah unjuk rasa 17 September 2026. Kondisi itu tidak bertahan lama.
"Waktu itu setelah aksi memang sempat tidak ada pemadaman selama sekitar satu minggu sampai 10 hari. Tapi memasuki bulan Oktober ini, listrik kembali sering mati," ungkap Udin, Jumat (23/10/2026).
Sebelum aksi pertama, PHM sudah menggelar pertemuan dengan PLN. Kesepakatan yang dihasilkan dinilai tidak dijalankan konsisten, sehingga warga kembali mengalami pemadaman berdurasi hingga empat jam hampir setiap hari.
UMKM dan Distribusi Air Bersih Ikut Terdampak
Kerugian tidak berhenti pada usaha makanan. Udin menyatakan pompa air tidak bekerja maksimal saat listrik terputus, sehingga distribusi air bersih ke warga terganggu.
"Banyak masyarakat yang menyampaikan keluhan kepada kami. Pelaku UMKM juga terdampak, terutama yang menggunakan freezer karena dagangan mereka bisa rusak," jelasnya.
PHM menyebut massa aksi akan melibatkan komunitas yang sama seperti demonstrasi pertama. Sejumlah alat peraga disiapkan untuk menyuarakan kekecewaan, termasuk telur busuk.
Polres Bontang Sudah Disurati
Pemberitahuan aksi sudah dilayangkan PHM ke Polres Bontang. Massa menuntut perbaikan pasokan listrik yang berkelanjutan, bukan perbaikan sesaat seperti setelah aksi September lalu.
"Banyak nanti alat-alat yang akan kita bawa untuk menyuarakan kekecewaan ini, termasuk telur busuk," tutup Udin.