Pencarian

Mahasiswa STIK dan Polda Kaltim Turun ke Kutim-Paser, Edukasi Warga Cegah Karhutla dengan Cara Humanis

Minggu, 30 Agustus 2026 • 19:16:01 WIB
Mahasiswa STIK dan Polda Kaltim Turun ke Kutim-Paser, Edukasi Warga Cegah Karhutla dengan Cara Humanis
Petugas bersama mahasiswa STIK berdialog dengan warga di Sangatta Selatan untuk mengedukasi pencegahan karhutla secara humanis.

SANGATTA — Puluhan mahasiswa STIK yang tergabung dalam Satgas Edukasi Karhutla menyambangi permukiman warga di Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur. Mereka berdialog langsung dengan warga di Kampung Tengah, Jalan Rosihan Ahmad, Jalan Muara Gabus, dan Kampung Kajang.

Kegiatan ini dipimpin Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang R.R. bersama Plt. Kasat Binmas Polres Kutai Timur IPTU Ngatiyo. Dua mahasiswa STIK, IPTU Charlie Y dan IPTU Fuad Alhafsi, serta personel Satbinmas turut serta dalam penyisiran tersebut.

Pembakaran Lahan Picu Kabut Asap dan Jerat Hukum

Dalam dialog itu, petugas mengingatkan warga bahwa membersihkan lahan dengan cara dibakar berisiko memicu kebakaran meluas. Selain merusak lingkungan, praktik ini menghasilkan kabut asap yang mengganggu kesehatan serta menjerat pelakunya dengan konsekuensi hukum.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi menegaskan, pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam mengendalikan Karhutla. Ia menyebut komunikasi persuasif dan kolaboratif terus dikedepankan jajarannya di lapangan.

"Kehadiran Mahasiswa STIK di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif untuk mencegah terjadinya Karhutla," ujar Tedy.

Usai Salat Istisqa, Tim Bagikan Masker di Desa Tepian Batang

Di Kabupaten Paser, Satgas Edukasi Karhutla memulai rangkaian kegiatan dengan mengikuti Sholat Istisqa di Masjid Agung Nurul Falah. Kapolres Paser AKBP Sofyan bersama unsur Forkopimda turut hadir dalam ibadah bersama tersebut.

Setelah itu, tim yang diperkuat Kasat Binmas Polres Paser IPTU Darwito bergerak ke Kantor Desa Tepian Batang. Sosialisasi difokuskan pada bahaya kabut asap terhadap kesehatan serta pentingnya penggunaan masker saat kualitas udara memburuk.

Sebagai bentuk kepedulian, petugas membagikan masker kepada warga yang hadir. Langkah ini diambil untuk melindungi masyarakat di tengah ancaman penurunan kualitas udara akibat kebakaran.

Call Center 110 Siaga 24 Jam untuk Laporan Karhutla

Polda Kaltim meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas pembakaran atau indikasi Karhutla. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 Polri yang dapat diakses gratis selama 24 jam.

Tedy menekankan, penanganan Karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Ia menyebut dibutuhkan keterlibatan masyarakat, pemerintah daerah, TNI, BPBD, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

"Penanganan Karhutla memerlukan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat," tegasnya.

Dengan kolaborasi ini, Polda Kaltim berharap potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas sosial ekonomi warga bisa diminimalkan.

Follow www.halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infobenua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks