PASER — Lahan kosong yang ditumbuhi semak dan belukar di RT.009, Desa Pasir Belengkong, menjadi lokasi kebakaran yang berhasil ditangani tim gabungan pada Selasa (25/8/2026). Api pertama kali terlihat berasal dari kawasan lahan yang belum dibuka tersebut, namun penyebab pastinya masih diselidiki pihak berwenang.
Sebanyak 20 personel BPBD Kabupaten Paser dikerahkan ke lokasi, dibantu lima personel Koramil Paser Belengkong dan empat personel Polsek Paser Belengkong. Dandim 0904/Paser Letkol Inf. Edi Wahyu Satriadi, S.I.P., M.I.P., turut hadir langsung mengawasi jalannya pemadaman.
Dua Unit Mobil Damkar Dikerahkan untuk Blokir Perambatan Api
Untuk menjangkau area yang terbakar, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam milik BPBD Kabupaten Paser dan satu unit mobil pemadam Kabupaten Paser. Peralatan tersebut digunakan untuk memastikan api tidak kembali muncul setelah proses pemadaman utama.
Selain memadamkan api, personel gabungan juga melakukan penyekatan di sejumlah titik sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini bertujuan membatasi pergerakan api agar kobaran tidak menjalar ke kawasan lain yang lebih luas.
Kapolsek Paser Belengkong Imbau Warga Tidak Bakar Lahan
Kapolsek Paser Belengkong menegaskan bahwa keberhasilan pemadaman tidak menghentikan upaya pencegahan karhutla. Pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk membangun kesadaran bersama.
"Kami mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan melalui Call Center 110, aparat terdekat, maupun posko siaga agar dapat segera ditindaklanjuti," tegas Kapolsek.
Polsek Paser Belengkong bersama unsur terkait akan terus memantau wilayah yang berpotensi terjadi karhutla. Masyarakat diminta berperan aktif dengan tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran.
Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penanganan kebakaran sekaligus memperkuat pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di Kabupaten Paser.