Pencarian

Pemkot Samarinda Alihkan Parkir Pengunjung Teras Samarinda ke Basement Pasar Pagi, Ini Alasannya

Selasa, 25 Agustus 2026 • 09:46:02 WIB
Pemkot Samarinda Alihkan Parkir Pengunjung Teras Samarinda ke Basement Pasar Pagi, Ini Alasannya
Pengunjung Teras Samarinda diarahkan memarkir kendaraan di basement Pasar Pagi menyusul kebijakan baru Pemkot Samarinda.

SAMARINDA — Pembukaan Teras Samarinda tahap 2 sebagai ruang publik membawa konsekuensi baru bagi pola parkir di kawasan pusat kota. Pemkot Samarinda memutuskan untuk tidak menyediakan area parkir di depan teras dan mengalihkan kendaraan pengunjung ke basement Pasar Pagi.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kapasitas ruang parkir yang terbatas di sekitar kawasan. Jika tidak diatur, dikhawatirkan muncul parkir liar di median jalan yang justru mengganggu estetika dan kelancaran lalu lintas.

Pagar Median Jalan Disambung untuk Cegah Parkir Liar

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan Pemkot tengah mempertimbangkan penyambungan pagar di depan Pasar Pagi. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kawasan tetap tertata dan mendorong masyarakat menggunakan lokasi parkir yang telah disediakan.

“Kita proyeksikan kalau tidak memakai pagar median jalan, kemungkinan ada potensi orang parkir di sekitar median jalan. Memang parkirnya kalau di sini (kawasan depan Teras Samarinda tahap 2) tidak cukup kapasitas ruang parkirnya,” kata Andi Harun, Senin 24 Agustus 2026.

Dengan pola baru ini, pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi harus memarkir kendaraannya di basement Pasar Pagi. Perjalanan menuju Teras Samarinda kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki.

Pengunjung Diminta Berjalan Kaki, Wali Kota: Rekreasi Butuh Gerak Fisik

Andi Harun mengakui perubahan pola ini berpotensi menimbulkan keluhan dari masyarakat, terutama karena pengunjung harus berjalan lebih jauh dari lokasi parkir. Namun ia menilai ruang publik justru seharusnya mendorong aktivitas berjalan kaki.

“Rekreasi itu butuh gerakan fisik sambil berjalan,” tuturnya.

Ia mencontohkan sejumlah kawasan wisata di luar negeri yang tidak menyediakan parkir kendaraan tepat di lokasi utama. Pengunjung biasanya hanya diturunkan di titik tertentu kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Target: Warga Bisa Wisata Kota dengan Budget Terjangkau

Melalui penataan ini, Pemkot Samarinda berharap Teras Samarinda tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga destinasi rekreasi perkotaan yang mudah dijangkau dan terjangkau bagi masyarakat.

“Tidak perlu lagi jauh-jauh, kita bisa berwisata kota dengan budget yang sangat terjangkau,” tandasnya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi uji coba bagi pengelolaan kawasan publik di Samarinda, di mana kenyamanan pejalan kaki menjadi prioritas utama dibandingkan akses kendaraan pribadi yang masuk hingga ke area inti destinasi.

Follow www.halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infosatu.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks