KALIMANTAN TIMUR — Kepastian itu merujuk pada daftar kontestan nomor tunggal putri yang dipublikasi Rabu (20/8). Dalam daftar yang diunduh CNN Indonesia pada Kamis (20/9), Janice berada di posisi ke-38. Meski tidak termasuk dalam 32 besar unggulan, pencapaian ini tetap menjadi tonggak penting bagi karier petenis berusia 24 tahun tersebut.
US Open edisi tahun lalu menjadi titik balik bagi nama Janice. Dari turnamen ke-145 tersebut, performanya mulai diperhitungkan di kancah internasional.
Dari Kualifikasi ke Panggung Utama: Perjalanan Janice di US Open 2025
Pada debutnya di US Open 2025, Janice harus memulai dari babak kualifikasi. Ia sukses melewati tiga laga sengit, mengalahkan Varvara Lepchenko, Maja Chwalinsja, dan Aoi Ito untuk mengamankan tempat di putaran final.
Di babak pertama, dara kelahiran 2002 ini menundukkan Veronika Kudermetova lewat pertarungan tiga set dengan skor 6-4, 4-6, 6-4. Sayangnya, langkahnya terhenti di babak kedua setelah ditaklukkan Emma Raducanu dua set langsung, 2-6, 1-6.
Ranking Terkatrol dan Target Baru di US Open 2026
Kendati tersingkir lebih awal, penampilan Janice di turnamen tersebut mengangkat namanya. Peraih medali emas SEA Games 2025 ini berhasil menembus peringkat 30 besar WTA setelah performa impresifnya di New York.
Kini, Janice kembali ke Flushing Meadows dengan status berbeda. Ia tidak perlu lagi melewati babak kualifikasi dan langsung bertanding di putaran utama. Pertanyaannya, bisakah ia melampaui capaian debutnya tahun lalu?
Namun, konsistensi Janice di nomor tunggal sedang diuji. Pencapaian terbaiknya musim ini justru datang dari nomor ganda. Meski begitu, peluang untuk bangkit di turnamen Grand Slam selalu terbuka, dan US Open 2026 bisa menjadi panggung kebangkitannya.