Pencarian

Balai TNBTS Catat 2.056 Wisatawan Refund Tiket Bromo, 974 Lainnya Belum Ambil Keputusan

Kamis, 13 Agustus 2026 • 16:31:31 WIB
Balai TNBTS Catat 2.056 Wisatawan Refund Tiket Bromo, 974 Lainnya Belum Ambil Keputusan
Sebanyak 2.056 wisatawan memproses refund tiket Bromo periode 9–15 Agustus 2026, sementara 974 lainnya belum menentukan keputusan.

KALIMANTAN TIMUR — Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Gunung Bromo memaksa ribuan calon wisatawan mengubah rencana liburan mereka. Data terbaru dari Balai Besar TNBTS menunjukkan mayoritas pemegang tiket periode 9–15 Agustus 2026 memilih pengembalian dana penuh, sementara puluhan lainnya menjadwalkan ulang kunjungan.

Mayoritas Wisatawan Pilih Pengembalian Dana Penuh

Dari total 3.062 tiket yang terjual untuk periode tersebut, sebanyak 2.056 orang telah memproses refund. Angka itu mencakup 1.944 wisatawan nusantara dan 112 turis mancanegara. Hanya 32 wisatawan lokal yang memilih opsi reschedule, sementara tidak ada satu pun wisatawan asing yang mengajukan perubahan jadwal.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyebutkan masih ada 974 pemegang tiket yang belum menentukan sikap. "Balai Besar TNBTS mengimbau wisatawan terdampak segera mengajukan salah satu layanan tersebut selama masa tanggap darurat berlangsung," ujarnya di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Penutupan Total dan Luas Area Terdampak

Kebijakan kompensasi ini merupakan konsekuensi dari penutupan total kawasan wisata yang berlaku sejak 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB. Langkah tersebut diambil demi keselamatan pengunjung sekaligus memberi ruang gerak bagi tim gabungan untuk menjinakkan api di lapangan.

Hingga Kamis, luas area terbakar diperkirakan mencapai 921,42 hektare. Proses pendataan ulang masih berjalan karena titik api terus bermunculan di sejumlah lokasi, termasuk Pakis Bincil, Bukit Cinta yang mengarah ke Sruni Point, serta wilayah Dingklik.

Operasi Udara Terkendala Kabut dan Angin Kencang

Pemadaman dilakukan melalui dua jalur, darat dan udara. Tiga helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing dengan total 29 rit dan sekitar 74.000 liter air yang telah dijatuhkan ke titik sasaran. Prioritas utama pemadaman difokuskan pada kawasan Bukit Cinta menuju Sruni Point serta Pusung Duwur.

Operasi udara sempat terhenti karena kabut dan asap tebal mengganggu jarak pandang pilot. Medan terjal dan hembusan angin kencang turut memperlambat laju tim di darat, membuat upaya pemadaman berjalan tidak mulus.

Belum ada pernyataan resmi mengenai perkiraan kapan kawasan wisata akan dibuka kembali. Balai Besar TNBTS masih menunggu perkembangan signifikan dari proses pemadaman sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Follow www.halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: afu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks