KALIMANTAN TIMUR — Bertanding di kandang sendiri, AC Milan butuh kesabaran ekstra untuk membongkar pertahanan Venezia yang tampil disiplin. Gol baru tercipta di menit ke-72, dan satu gol tambahan lahir lewat aksi bunuh diri pemain lawan di sisa waktu pertandingan.
Kemenangan ini mengantar Milan mengoleksi enam poin dari dua laga awal. Sementara Venezia masih belum merasakan kemenangan dan tertahan di dasar klasemen.
Sepanjang babak pertama, tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Namun kiper Filip Stankovic tampil gemilang dengan menggagalkan beberapa percobaan, termasuk tembakan Ramos pada menit ke-12.
Venezia sesekali merepotkan lewat Akor Adams, tetapi lini belakang Milan yang dikawal Mario Gila mampu meredam ancaman tersebut. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Venezia mencoba tampil lebih berani. Namun justru Milan yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-72 melalui skema serangan balik cepat.
Alexis Saelemaekers melepas umpan dari sisi kiri yang disambut Ramos dengan tembakan rendah ke pojok gawang. Gol ini menjadi yang pertama bagi penyerang asal Portugal tersebut bersama Milan sejak didatangkan pada bursa transfer musim panas.
Unggul satu gol, Milan bermain lebih tenang dan mengontrol tempo. Kepastian kemenangan datang setelah sundulan atau sepakan Ardon Jashari yang membentur pemain Venezia, Redouane Halhal, berubah menjadi gol bunuh diri.
Skor 2-0 menutup pertandingan. Bagi pelatih Ruben Amorim, hasil ini menjadi modal berharga untuk melanjutkan tren positif di kompetisi musim ini.
AC Milan (3-4-2-1): Mike Maignan; Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, Mario Gila; Davide Bartesaghi, Luka Modric, Yunus Musah, Samuel Chukwueze; Alphadjo Cisse, Ruben Loftus-Cheek; Goncalo Ramos. Pelatih: Ruben Amorim.
Venezia (3-5-2): Filip Stankovic; Bartol Franjic, Armel Bella-Kotchap, Joel Schingtienne; Ridgeciano Haps, Toma Basic, Gianluca Busio, Kike Perez, Antoine Hainaut; Akor Adams, John Yeboah. Pelatih: Giovanni Stroppa.