KALIMANTAN TIMUR — Kepastian ini diumumkan langsung oleh Esports Foundation selaku penyelenggara. Indonesia masuk dalam daftar wilayah yang berhak menerima undangan eksklusif menuju fase puncak turnamen antarnegara tersebut, menyisakan 16 tim lain yang akan memperebutkan slot tersisa di babak penyisihan.
Total 32 susunan tim Mobile Legends akan bertarung di fase puncak perhelatan akbar ini. Bagi Indonesia, keikutsertaan kali ini bukan sekadar partisipasi—melainkan pembuktian bahwa ekosistem MLBB kompetitif Tanah Air masih diperhitungkan di level global.
Lima nama resmi dikunci untuk membela Merah Putih: Yazukee, Arfy, alekk, Lutpiii, dan S A N Z. Kelimanya akan memikul ekspektasi besar setelah undian langsung ke grand final menempatkan Indonesia di posisi yang relatif aman dari babak kualifikasi.
Manajer Tim Nasional, Glorya Famiela Ralahalo, menyambut positif kepastian ini. Menurutnya, slot langsung tersebut adalah sinyal pengakuan internasional terhadap potensi skuad Indonesia.
"Pencapaian ini membuktikan bahwa potensi skuad Indonesia selalu mendapat pengakuan di kancah persaingan level global," ujar Glorya.
Fokus utama tim saat ini adalah optimalisasi persiapan agar para pemain tampil kompetitif. Glorya menekankan bahwa tensi persaingan melawan tim-tim tangguh dari berbagai belahan dunia menuntut kematangan strategi dan kesiapan mental yang prima.
Seluruh anggota tim diminta memusatkan tenaga untuk memberikan hasil maksimal demi mengharumkan nama bangsa di ajang yang dijadwalkan berlangsung November 2026 tersebut.
Penentuan undangan langsung ke grand final tidak sembarangan. Esports Foundation menggunakan perhitungan ketat sistem peringkat internasional untuk memastikan negara-negara dengan performa terbaik mendapat keuntungan berupa tiket langsung.
Enam belas negara berhasil mengamankan posisi penting ini, dengan Indonesia menjadi salah satunya. Sementara itu, 16 slot lainnya akan diperebutkan melalui jalur kualifikasi yang belum diumumkan detail jadwalnya.
Dengan komposisi pemain yang solid dan persiapan yang terarah, Indonesia berpeluang besar menjadi salah satu kandidat kuat juara di Riyadh. Publik esports Tanah Air tentu berharap S A N Z dkk. mampu membawa pulang gelar perdana di kompetisi antarnegara ini.