KALIMANTAN TIMUR — General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi besar kiper Brasil tersebut. "Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi besar yang telah diberikan Lucas Frigeri selama dua musim bersama tim," ujar Yusrinal dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laman I.League, Rabu (27/5). Manajemen klub berjuluk Singo Edan itu juga mendoakan kesuksesan Frigeri di klub barunya nanti.
Selama berseragam Arema, Frigeri tercatat tampil dalam 59 pertandingan di semua kompetisi resmi. Ia dikenal luas bukan hanya karena ketenangannya di bawah mistar, tetapi juga jiwa kepemimpinan yang tinggi dan sederet penyelamatan krusial. Pada musim terakhirnya, kiper berusia 31 tahun itu masih menunjukkan performa impresif dengan 21 penampilan di liga utama dan mencatatkan empat clean sheet.
Namun, satu momen yang paling membekas di hati Aremania terjadi pada partai final Piala Presiden 2024. Saat laga melawan Borneo FC harus ditentukan lewat adu penalti, Frigeri tampil sebagai pahlawan langka. Ia maju sebagai eksekutor penalti terakhir dan sukses menjalankan tugasnya, sekaligus mengunci gelar juara bagi Arema FC. Momen ikonik itu menempatkan namanya sebagai kiper yang tak hanya menjaga gawang, tapi juga menjadi algojo penentu kemenangan di laga puncak.
Trofi Piala Presiden 2024 menjadi persembahan termanis Frigeri sebelum menutup lembaran kariernya di Malang. Publik sepak bola nasional masih ingat betul bagaimana kiper asal Brasil itu dengan tenang mengeksekusi penalti di tengah tekanan luar biasa. Kini, setelah dua musim mengawal mistar gawang Singo Edan, Frigeri dipastikan akan melanjutkan perjalanan profesionalnya di tempat lain.
"Semoga sukses bersama klub barunya nanti dan tetap menjadi pribadi yang membawa inspirasi di dunia sepak bola," tambah pernyataan resmi manajemen klub. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai klub tujuan Frigeri selanjutnya. Yang jelas, namanya sudah terukir sebagai salah satu kiper asing yang meninggalkan jejak kuat di Arema FC.