Pencarian

RSUP Dr Sardjito Setop Praktik Dokter PPDS yang Cibir Pasien BPJS, Investigasi Internal Berjalan

Kamis, 06 Agustus 2026 • 11:01:01 WIB
RSUP Dr Sardjito Setop Praktik Dokter PPDS yang Cibir Pasien BPJS, Investigasi Internal Berjalan
Manajemen RSUP Dr Sardjito memberhentikan sementara tugas klinis dokter PPDS Elda Putri Rahardini terkait dugaan cibiran terhadap pasien BPJS.

KALIMANTAN TIMUR — Manajemen RSUP Dr Sardjito mengambil keputusan tegas dengan memberhentikan sementara tugas klinis Elda Putri Rahardini, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang diduga melontarkan cibiran terhadap pasien pengguna BPJS Kesehatan. Kebijakan ini berlaku efektif sejak dugaan komentar tersebut tersebar luas dan menjadi perhatian publik, sementara tim investigasi internal tengah memeriksa kebenaran serta konteks pernyataan yang bersangkutan.

Dugaan Awal dan Respons Cepat Manajemen

Kabar ini bermula dari unggahan media sosial yang memperlihatkan percakapan Elda dengan nada merendahkan pasien BPJS. Admin RSUP Dr Sardjito bergerak cepat dengan menerbitkan pernyataan resmi bahwa praktik yang bersangkutan dihentikan untuk menjaga marwah pelayanan rumah sakit.

Keputusan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen institusi terhadap kesetaraan layanan kesehatan bagi seluruh pasien, tanpa memandang status jaminan pembayaran. "Setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan yang sama dan bermartabat," demikian bunyi pernyataan resmi yang beredar.

Investigasi Internal dan Sanksi Lanjutan

Tim investigasi yang dibentuk manajemen kini tengah memeriksa riwayat komunikasi digital Elda serta meminta klarifikasi langsung dari yang bersangkutan. Hasil pemeriksaan ini akan menentukan apakah sanksi yang dijatuhkan berhenti pada tingkat pemberhentian sementara atau ditingkatkan menjadi pemecatan permanen dari program pendidikan.

Proses ini melibatkan bagian Sumber Daya Manusia, Komite Medik, serta pihak fakultas kedokteran yang menaungi program PPDS. Publik diharapkan memberi ruang bagi proses investigasi yang transparan dan akuntabel.

Konteks Besar: Tekanan pada Tenaga Medis dan Pasien JKN

Insiden di RSUP Dr Sardjito ini membuka kembali diskusi tentang beban kerja dokter PPDS yang kerap berhadapan dengan volume pasien tinggi, terutama di rumah sakit rujukan nasional. Di sisi lain, kasus ini juga menjadi pengingat bagi seluruh tenaga kesehatan bahwa etika pelayanan publik tidak bisa ditawar, termasuk dalam interaksi di ruang digital.

Rumah sakit menyatakan akan menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi internal untuk memperkuat pengawasan perilaku profesional para peserta didiknya. Langkah preventif seperti pelatihan komunikasi empatik bagi PPDS juga tengah dipertimbangkan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Follow www.halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks