Pencarian

F1 Siap Akhiri Musim di Eropa Jika Konflik Timur Tengah Berlanjut

Kamis, 30 Juli 2026 • 03:27:01 WIB
F1 Siap Akhiri Musim di Eropa Jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
CEO F1 Domenicali menyatakan balapan di Qatar dan Abu Dhabi masih sesuai jadwal dengan tiket yang telah habis terjual.

KALIMANTAN TIMUR — Domenicali menyampaikan hal tersebut dalam panggilan konferensi dengan media F1. Ia menegaskan bahwa untuk saat ini, balapan di Qatar dan Abu Dhabi masih sesuai jadwal dan tiketnya sudah habis terjual.

"Bagi kami hari ini, balapan di Qatar dan Abu Dhabi sudah dikonfirmasi. Bahkan, tiketnya sudah habis terjual. Itu adalah sinyal luar biasa bahwa olahraga ini lebih besar dari masalah yang dihadapi dunia," ujar Domenicali.

"Namun tentu saja, jika situasi tidak membaik seperti yang kami yakini, sebelum pertengahan September kami akan mengambil keputusan. Jika itu tidak memungkinkan, akhir musim akan digelar di Eropa, karena kami tidak bisa pergi ke tempat lain," tambahnya.

Imola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti Qatar dan Abu Dhabi

Domenicali tidak merinci secara spesifik sirkuit mana yang akan menjadi tuan rumah jika Qatar dan Abu Dhabi batal. Namun, Sirkuit Imola di Italia disebut-sebut sebagai kandidat terdepan.

F1 sebelumnya sudah terpaksa membatalkan balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang dijadwalkan pada April akibat perang AS-Israel dengan Iran. Sebagai gantinya, Malaysia akan menggelar balapan pada September untuk menggantikan Bahrain.

Meskipun tambahan balapan di Malaysia sudah memenuhi target 21 Grand Prix yang dibutuhkan untuk kontrak komersial, Domenicali tetap bertekad untuk menggelar satu balapan lagi setelah Grand Prix Las Vegas pada 21 November.

Dua Balapan di Las Vegas Ditolak Demi Jaga Eksklusivitas

Domenicali mengungkapkan bahwa ada opsi untuk menggelar dua balapan di Las Vegas, tetapi ia menolaknya. "Kami tidak ingin merusak, permata yang sedang tumbuh ini dengan meremehkan apa yang kami lakukan di sana," katanya.

"Kita juga tidak boleh lupa bahwa pada periode tahun itu, kami bertarung dengan NFL di AS. Itu adalah olahraga besar yang banyak ditonton penggemar. Jadi kami perlu menghindari situasi yang menempatkan kami di depan sesuatu yang masih cukup besar di AS," jelas Domenicali.

Kalender 2026 Siapkan Dua Skenario

Tahun depan, balapan pembuka musim direncanakan kembali ke Bahrain setelah dua tahun digelar di Australia, menyesuaikan dengan bulan suci Ramadan. Domenicali memastikan rencana kontinjensi sudah disiapkan jika perang masih berlangsung.

"Sejauh ini, kalender yang akan dipresentasikan pada musim gugur nanti akan seperti rencana normal. Namun jika situasi di Timur Tengah tidak terselesaikan, kami punya opsi, rencana yang berbeda. Pemicunya, tentu saja, di akhir tahun," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa rencana alternatif tersebut akan tetap mengakomodasi target 24 negara untuk musim depan.

Mesin Baru F1 Dikritik Pembalap, Domenicali Minta Masukan Konstruktif

Mesin baru musim ini dengan pembagian 50-50 antara pembakaran internal dan tenaga listrik menuai kritik dari para pembalap. Mereka menilai mobil sulit dikendarai di batas maksimal karena harus terus mengisi ulang baterai, yang membuat tikungan cepat berubah menjadi "stasiun pengisian" seperti dikeluhkan Fernando Alonso.

Namun Domenicali membela mesin baru tersebut. "Ada banyak aksi di lintasan. Orang-orang menyukainya. Mereka tidak memahami teknologi kami, pembagian 'clipping', atau apa pun itu, karena terlalu teknis untuk basis penggemar yang lebih luas. Efek di lintasan sangat positif bagi penggemar," ujarnya.

Ia mengakui langkah untuk mengurangi efek pemulihan energi pada pengendaraan selama dua musim ke depan sebagai "hal yang benar untuk olahraga ini". Domenicali juga mengaku sudah meminta para pembalap untuk bersikap "konstruktif" dalam komentar mereka setelah pernyataan blak-blakan dari Max Verstappen dan Lando Norris.

"Kami di sini bukan untuk membungkam siapa pun. Keindahan olahraga motor adalah semua orang bisa berpendapat, tapi pendapat tetaplah pendapat. Saya lebih suka mendiskusikan hal-hal seperti itu di dalam empat dinding untuk mencari solusi," pungkasnya.

Follow www.halobalikpapan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks