SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Tenaga Kerja memperkenalkan portal pencari kerja Tepian yang dapat diakses di laman tepian.samarinda.go.id. Platform tersebut dilengkapi fitur auto-matching untuk mempertemukan pencari kerja dengan lowongan yang relevan berdasarkan kebutuhan perusahaan dan kualifikasi pelamar.
Pengenalan portal itu berlangsung dalam Focus Group Discussion Samarinda Work Connect di Aula Kecamatan Samarinda Ulu. Kegiatan diikuti sekitar 30 perusahaan lintas sektor serta didukung mitra strategis, termasuk BPJS Ketenagakerjaan.
Rangkaian kegiatan dirancang berlangsung secara bertahap di tiga kecamatan untuk memperluas jangkauan koordinasi dan jejaring pemangku kepentingan.
Saefuddin Zuhri menilai informasi lowongan kerja penting untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan pencari kerja secara lebih cepat, tepat, dan terukur. Menurut dia, penanganan pengangguran tidak cukup hanya dengan menyediakan informasi lowongan kerja.
Pemerintah juga membutuhkan keterlibatan aktif perusahaan untuk memastikan data kebutuhan tenaga kerja selalu diperbarui sesuai kondisi lapangan.
"Kami berharap perusahaan dapat memanfaatkan sistem yang tersedia untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai. Perusahaan juga diimbau aktif melaporkan lowongan kerja guna menekan angka pengangguran secara sinergis," kata Saefuddin saat membuka FGD tersebut.
Saefuddin mengingatkan pemanfaatan teknologi harus diikuti komitmen bersama. Data lowongan kerja yang akurat dan mutakhir menjadi faktor penting agar sistem penempatan tenaga kerja berjalan efektif sekaligus membantu perusahaan menemukan kandidat yang tepat.
Ia juga menegaskan keberhasilan program ketenagakerjaan tidak semata-mata diukur dari jumlah orang yang memperoleh pekerjaan. Keberlanjutan manfaat pekerjaan bagi masyarakat menjadi ukuran yang tak kalah penting.
Karena itu, Saefuddin mengajak perusahaan dari berbagai sektor — perhotelan, perbankan, kesehatan, industri, hingga media — memberikan umpan balik mengenai kompetensi tenaga kerja lokal. Masukan itu akan dipakai sebagai bahan evaluasi penyelarasan kualitas SDM.
Melalui Samarinda Work Connect dan pemanfaatan portal Tepian, Pemkot Samarinda berupaya membangun sistem penempatan tenaga kerja yang lebih terintegrasi. Keterbukaan informasi, ketepatan data, dan komitmen bersama menjadi tiga pilar yang diandalkan.
Saefuddin berharap kolaborasi tersebut bermuara pada semakin luasnya kesempatan kerja, terpenuhinya kebutuhan pasar kerja, dan meningkatnya daya saing tenaga kerja lokal. Perusahaan yang belum melapor diimbau segera memanfaatkan kanal yang sudah disediakan Disnaker Samarinda.