KALIMANTAN TIMUR — Jakarta - Setelah resmi meluncurkan generasi terbaru Pajero, Mitsubishi langsung memamerkan wajah lain dari SUV andalannya. Adalah Pajero Rally Concept, sebuah studi desain yang menegaskan arah kompetisi pabrikan berlambang tiga berlian di masa depan.
Penampakan perdana konsep ini dibagikan melalui kanal resmi Mitsubishi pada Senin (7/9). Kehadirannya tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang Pajero di ajang Reli Dakar, yang pernah meraih banyak gelar juara.
Dari sisi visual, Pajero Rally Concept tampil jauh lebih garang dari versi produksi. Rumah roda (wheel arch) yang menggembung menandakan adanya pelebaran bodi, mengakomodasi ban dan suspensi off-road yang lebih ekstrem.
Ground clearance-nya juga terlihat lebih tinggi, sebuah kebutuhan mutlak untuk melahap medan berbatu dan gurun. Kesan kokoh semakin diperkuat dengan sejumlah aksen protektif di sekeliling bodi.
Berbeda dengan Pajero standar, konsep ini mengusung sejumlah elemen khas mobil reli. Terdapat lampu sorot tambahan di bagian depan yang dipasang pada grille, memberikan pencahayaan maksimal saat melintas di kegelapan malam.
Velg ringan dengan desain palang enam dan ban profil tebal menjadi penanda lain bahwa kendaraan ini bukan sekadar pajangan. Skema warna dua warna dengan aksen garis balap (racing stripe) kian mempertegas karakter kompetitifnya.
Mitsubishi belum merilis detail spesifikasi teknis dari Pajero Rally Concept, termasuk soal jantung pacunya. Namun, kehadiran model ini kerap dibaca sebagai sinyal kuat bahwa pabrikan mempertimbangkan untuk kembali serius di ajang reli bergengsi.
Seperti diketahui, nama Pajero adalah salah satu yang paling disegani di Reli Dakar. Pada era 1980-an hingga 2000-an, mobil ini kerap menjadi langganan podium utama, sebuah warisan yang ingin terus dikenang oleh Mitsubishi.
Masih belum ada kepastian apakah Rally Concept ini akan diproduksi terbatas atau menjadi basis untuk program balap resmi pabrikan. Publik pun menantikan langkah selanjutnya dari Mitsubishi setelah perkenalan perdana ini.