PALU — PT Pelni memperbarui jadwal pelayaran KM Lambelu untuk pekan depan, yang akan bertolak dari Pelabuhan Pantoloan, Palu, menuju Balikpapan dan sejumlah kota di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal ini dijadwalkan berangkat pada Minggu besok dan menjadi pilihan utama warga Sulawesi Tengah yang hendak menyeberang ke Kalimantan Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Lambelu akan menempuh rute panjang yang menghubungkan Pulau Sulawesi, Kalimantan, hingga Kepulauan Nusa Tenggara. Berikut jadwal lengkap dan rincian rutenya.
KM Lambelu dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Pantoloan, Palu, pada Minggu besok. Kapal ini akan melanjutkan perjalanan ke Balikpapan, Kalimantan Timur, sebelum akhirnya menuju wilayah NTT.
Perjalanan dari Pantoloan menuju Balikpapan diperkirakan memakan waktu sekitar satu hari pelayaran. Adapun untuk mencapai Maumere dan Larantuka, penumpang harus bersiap menempuh perjalanan laut lebih lama karena jarak yang cukup jauh.
Calon penumpang disarankan tiba di pelabuhan minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in dan pemeriksaan tiket. Hal ini penting mengingat antrean biasanya memanjang pada akhir pekan.
Tiket KM Lambelu dapat dibeli melalui aplikasi resmi Pelni, situs web, atau langsung di loket pelabuhan. Penumpang diwajibkan membawa dokumen identitas asli seperti KTP atau kartu pelajar saat melakukan boarding.
Bagi penumpang yang membawa kendaraan bermotor, kuota kendaraan terbatas dan biasanya habis lebih cepat. Disarankan melakukan reservasi jauh-jauh hari, terutama untuk kelas ekonomi dan kabin.
Harga tiket KM Lambelu bervariasi tergantung kelas dan tujuan akhir. Untuk rute Pantoloan–Balikpapan, tarif kelas ekonomi dibanderol mulai dari ratusan ribu rupiah. Sementara itu, rute lanjutan ke Maumere dan Larantuka memiliki tarif lebih tinggi menyesuaikan jarak tempuh.
Penumpang bisa memilih kelas ekonomi, bisnis, atau eksekutif. Ketersediaan kabin untuk keluarga dan kelas VIP juga masih dibuka, namun kapasitasnya terbatas.
Cuaca di perairan Selat Makassar dan Laut Flores pada Agustus umumnya bersahabat, namun tetap disarankan membawa obat anti-mabuk laut. Bawa juga jaket atau selimut karena suhu di dalam kabin bisa dingin, terutama pada malam hari.
Bagi penumpang yang membawa anak-anak, pastikan membawa perlengkapan pribadi yang cukup karena perjalanan menuju NTT memakan waktu beberapa hari. Selama di kapal, tersedia kantin dan fasilitas ibadah yang bisa digunakan.