KALIMANTAN TIMUR — Guncangan terkuat mencapai skala intensitas III–IV MMI di Majene, Polewali Mandar, Parepare, dan Pinrang. Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar melintas. "Siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik, dan dinding berbunyi," jelas Kepala BBMKG Wilayah IV Nasrol Adil dalam keterangan resminya.
Empat wilayah lain merasakan guncangan skala II–III MMI, yakni Sidrap, Mamuju, Pangkep, Makassar, dan Gowa. Pada skala ini, getaran dirasakan beberapa orang dan benda ringan yang digantung mulai bergoyang. BMKG mencatat getaran juga terasa kuat di Parepare, Pinrang, Makassar, Pangkep, dan Gowa.
Pusat gempa berada di laut pada koordinat 3,76 LS dan 119,02 BT, sekitar 50 kilometer selatan Polewali Mandar dengan kedalaman 13 kilometer. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Selat Makassar segmen Somba," ujar Nasrol.
Hingga pukul 09.35 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan gempa bumi susulan. Meski demikian, BMKG mengimbau warga tetap waspada dan memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi. "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," tutup Nasrol.