KALIMANTAN TIMUR — Unihertz Titan 2 Elite adalah bukti bahwa keyboard fisik belum mati di tengah gempuran layar sentuh. HP Android 16 ini hadir dengan desain retro-modern yang langsung menonjol, terutama dalam varian warna oranye terang. Namun, jangan terkecoh dengan penampilannya yang unik—ponsel ini serius untuk produktivitas.
Fitur utama Titan 2 Elite jelas ada di keyboard QWERTY-nya. Tombol-tombol kecil itu memiliki sedikit bevel yang membuat jari lebih mudah menemukan posisinya. Setelah beberapa jam adaptasi, akurasi mengetik saya meningkat drastis dibandingkan keyboard layar sentuh di iPhone—saya jauh lebih jarang salah ketik.
Yang lebih menarik, keyboard ini juga sensitif sentuhan. Setelah diaktifkan di pengaturan, Anda bisa menggesek jari di atas keyboard untuk menggulir halaman web atau menggerakkan kursor. Ini terasa seperti memiliki trackpad di ponsel. Anda juga bisa memprogram tombol pintas untuk membuka aplikasi atau menjalankan perintah copy-paste.
Layar 4,03 inci AMOLED dengan resolusi 1080 x 1200 piksel dan refresh rate 120Hz memang kecil. Tapi untuk ukurannya, kualitasnya sangat baik. Menonton video pendek masih nyaman, dan bermain game seperti Asphalt Legends tetap mulus berkat GPU Mali-G615 MC2. Namun, mengedit foto di Lightroom terasa sempit, dan game dengan UI kompleks kurang pas di layar mungil ini.
Bodi ponsel yang ringkas (117,8 x 75 x 10,4mm, 163 gram) justru jadi nilai plus. Titan 2 Elite nyaman digenggam, muat di saku celana, dan terasa lebih ringan dari ponsel flagship masa kini. Material aerospace-grade CNC aluminium dengan finishing anodised memberikan kesan premium dan kokoh.
Skor benchmark menunjukkan performa kelas menengah yang solid: Geekbench CPU Multi 3292, CPU Single 1061, dan GPU 3038. Semua aplikasi Google Suite berjalan mulus, dan ponsel ini jelas lebih dioptimalkan untuk mengetik dokumen daripada bermain game berat.
Titan 2 Elite tidak memiliki jack audio 3,5mm dan tidak mendukung pengisian daya nirkabel. Dua hal yang seharusnya hadir di ponsel bergaya retro. Kamera 50MP-nya cukup untuk foto dokumentasi dan panggilan video, tapi kualitasnya biasa saja—bukan untuk fotografer serius.
Unihertz Titan 2 Elite bukan untuk semua orang. Jika Anda adalah tipe pengguna yang menghabiskan waktu membalas email, menulis catatan, dan mengirim pesan, keyboard fisik ini bisa jadi senjata rahasia produktivitas. Ponsel ini juga cocok untuk Anda yang merindukan era BlackBerry dan ingin pengalaman mengetik yang presisi tanpa gangguan layar sentuh.
Namun, jika Anda seorang gamer, penggemar streaming video, atau pengguna berat aplikasi kreatif, layar 4 inci akan terasa membatasi. Ponsel ini adalah alat kerja yang sangat baik dalam wadah yang tidak biasa, bukan ponsel multimedia serba bisa.