PENAJAM — Ratusan siswa SMKN 4 Penajam Paser Utara (PPU) kini memiliki bekal keterampilan memadamkan api. PT Waru Kaltim Plantation (WKP) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Posko Waru menggelar pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran di sekolah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah itu diikuti oleh 135 siswa. Mereka mendapat materi teori tentang teknik dasar pemadaman api, pengenalan alat pemadam api ringan (APAR), dan prosedur evakuasi saat terjadi kebakaran.
Setelah sesi teori, para siswa langsung praktik memadamkan api menggunakan APAR dan karung basah. Simulasi dilakukan dengan skenario kebakaran kecil yang lazim terjadi di lingkungan rumah atau sekolah.
Petugas DPKP Posko Waru mendampingi setiap langkah siswa, mulai dari cara membuka APAR yang benar hingga teknik menyemprotkan bahan pemadam ke titik api. Beberapa siswa terlihat antusias saat giliran mempraktikkan langsung.
PT WKP menilai keterampilan dasar pemadaman kebakaran penting dimiliki sejak usia sekolah. Perusahaan perkebunan kelapa sawit di PPU itu berharap para siswa bisa menjadi agen mitigasi bencana di lingkungan masing-masing.
"Dengan pelatihan ini, siswa tidak hanya tahu teori, tapi juga punya pengalaman langsung menangani api. Ini modal berharga jika suatu saat menghadapi situasi darurat," ujar perwakilan PT WKP dalam kegiatan tersebut.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT WKP di bidang pendidikan dan keselamatan masyarakat. DPKP Posko Waru sebagai mitra teknis menyediakan instruktur dan peralatan simulasi.
Kepala SMKN 4 PPU menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, sekolah jarang mendapatkan pelatihan kebakaran langsung dari praktisi. Ia berharap kerja sama serupa bisa berlanjut untuk materi kebencanaan lainnya.
Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA. Setiap sesi dirancang agar siswa memahami prosedur keselamatan tanpa menimbulkan kepanikan.
PT WKP dan DPKP Posko Waru berencana menggelar pelatihan serupa di sekolah-sekolah lain di PPU. Materi akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing institusi, termasuk simulasi kebakaran skala besar jika diperlukan.