Privatisasi BUMN Vietnam: Buka Keran Investasi Asing, Pasar Modal Makin Gede

Penulis: Okta Nugraha  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 13:59:37 WIB
Pasar modal Vietnam semakin strategis dengan privatisasi BUMN yang dorong transparansi dan tata kelola.

KALIMANTAN TIMUR — Ketua Komisi Sekuritas Negara, Vu Thi Chan Phuong, menegaskan peran pasar modal kini lebih strategis. Bukan cuma tempat cari duit jangka panjang, tapi juga alat bikin perusahaan lebih transparan, tata kelola makin rapi, dan daya saing nasional terdongkrak.

Bukan Sekadar IPO, Tapi Kualitas dan Likuiditas

Pasar saham Vietnam, kata Phuong, sudah bukan zamannya lagi bicara soal berapa banyak perusahaan yang melantai. Sekarang yang jadi perhatian adalah seberapa besar skala, likuiditas, dan keterbukaan perusahaan untuk bisa menyerap modal asing.

Resolusi 79-NQ/TW yang diteken Politbiro pada 6 Januari 2026 jadi pijakan baru. BUMN dituntut punya daya saing regional dan internasional, serta menerapkan tata kelola modern dan transparan. Privatisasi dan divestasi yang diikuti pencatatan saham jadi solusi untuk memperbaiki kualitas perusahaan.

Free-Float Rendah Jadi Kendala, Negara Harus Lepas

Masalah klasik yang masih menghantui adalah rendahnya jumlah saham yang bisa diperdagangkan bebas atau free-float. Banyak perusahaan besar, termasuk di sektor perbankan, penerbangan, susu, energi, dan infrastruktur, masih dikuasai negara atau segelintir pemegang saham besar.

Akibatnya, likuiditas pasar jadi terbatas. Investor institusional asing pun susah menyalurkan dana dalam jumlah besar. Makanya, mengurangi kepemilikan negara di sektor-sektor yang tak perlu lagi dikendalikan jadi solusi penting. Ini sudah diatur dalam Resolusi 12-NQ/TW pada 2017 dan makin ditekankan di Resolusi 79-NQ/TW.

Peluang Emas dari Status Pasar Berkembang

Kabar baiknya, FTSE Russell baru saja menaikkan status pasar saham Vietnam ke kelompok pasar negara berkembang sekunder. Ini membuka peluang besar buat narik modal asing. Perusahaan BUMN skala besar dengan fondasi kuat dan merek terkenal punya kesempatan emas buat naikkan nilai perusahaan dan memperluas basis investor.

Phuong menambahkan, perusahaan bisa memanfaatkan instrumen pasar modal seperti terbitkan saham baru, obligasi perusahaan, penempatan swasta ke investor strategis, atau kumpulkan modal internasional dengan standar tata kelola yang lebih ketat. Pasar saham, katanya, jadi lingkungan yang menguntungkan untuk mengangkat citra perusahaan ke level internasional.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: vietnam.vn This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top